Pertamina EP Lirik Gandeng Mabes TNI Bangun Benteng Karhutla Desa
15 September 2026
RENGAT BARAT (SULUHONLINE.ID) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu bersama Tim Peneliti Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penelitian bertajuk “Manajemen Strategi Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Komunitas di Daerah Rawan Banjir”.
Kegiatan FDG tersebut digelar diruangan Kantor Bupati Inhu Lantai II Narasinga, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat, Senin, 14 September 2026 secara resmi dibuka oleh Sekdakab Inhu Hulu,Zulfahmi Adrian AP MS.i
Pelaksanaan FGD ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penelitian untuk menggali informasi, pengalaman, serta masukan dari berbagai pemangku kepentingan terkait upaya pengelolaan risiko bencana banjir.

Melalui FDG ini, Tim peneliti berupaya memperoleh gambaran kondisi nyata di lapangan sekaligus merumuskan strategi mitigasi yang dapat diterapkan secara efektif dengan melibatkan peran aktif masyarakat.
Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Khusnul Fikri, S.E., M.M. selaku Ketua Tim Peneliti Universitas Riau bersama anggota tim yaitu Dr. Febblina Daryanes, M.Pd.; Dr. Dra. Darmawati, M.Si.; Dr. Tomy Fitrio, S.E., M.M,Naufal Tamir Aryandi dan Melyana Dwi Sri Hastuti.
Sekdakab Inhu, Zulfahmi Adrian, AP., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan riset yang dinilai memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya dalam menghadapi persoalan banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.

"Terima kasih telah membuat FDG ini untuk kemajuan Inhu dan terus memperhatikan Kab Inhu yang kita cintai ini,apalagi Khusnul Fikri merupakan putra daerah Kabupaten Inhu," ujar Sekda Inhu.
FGD ini diikuti20 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari tim peneliti, perangkat organisasi daerah (OPD), Pemerintah desa, hingga intansi terkait lainnya
Peserta yang hadir di antaranya Sekdakab Inhu sekaligus membuka acara. FDG Asisten Adminitrasi Pemerintahan dan Kesra Setdkab Inhu, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKPP) Kabupaten Indragiri Hulu, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kab Inhu,
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (BPBDPKP) Kab Inhu, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Inhu, Kepala Desa Redang Kecamatan Lirik, Kepala Desa Danau Baru, Kepala Desa Alang Kepayangdan Kepala Desa Barangan Kecamatan Rengat Barat, KepalaKantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Cenaku serta Persatuan Hijau Riau (PeHR) Kabupaten Indragiri Hulu.

Diskusi dalam FGD membahas berbagai isu strategis terkait kejadian banjir pada wilayah desa yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS).
Para peserta memberikan berbagai masukan mengenalkondisi lingkungan, tantangan penanganan banjir, serta pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya mitigasi bencana.
Melalui proses pemaparan oleh tim Peneliti dan dilanjutkan dengan diskusi, tim penelitian bersama para peserta menyepakati pengembangan model penelitian yang terdiri dari enam tahapan strategi mitigasi bencana banjir berbasis komunitas.
Model tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun sistem mitigasi yang lebih terencana, kolaboratif, dan sesuai dengan karakteristik masyarakat di daerah rawan banjir.
Sementara itu Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Setdakab Inhu,SyaifulBahri turut menyampaikanapresiasi terhadap pelaksanaan riset dan FGD tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendukung upaya pemerintah daerah dalam memberikan solusi bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi permasalahan banjir.
Pelaksanaan FGD ini diharapkan tidak hanya menghasilkan data penelitian, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam menyusun strategi penanganan banjir yang lebih berkelanjutan.
"Hasil penelitian nantinya diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan kebijakan mitigasi bencana di Kabupaten Indragiri Hulu" ujarnya (SOI.4/Rls)
RENGAT BARAT (SULUHONLINE.ID) - Bertempat di Kantor Pertanah
RENGAT (SULUHONLINE)– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Pasir Sialang Jaya,
RENGAT (SULUHONLINE)— Kolaborasi antara perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Tunggal Per
RENGAT (SULUHONLINE)- Kabut asap yang melanda wilayah Inhu saat ini membuat berbagai pihak kawati
RENGAT (SULUHONLINE)- Kabut asap yang melanda wilayah Inhu saat ini membuat berbagai pihak kawati
RENGAT (SULUHONLINE.ID) - Suasana semarak dan penuh semangat kemerdekaan begitu terasa di Kelurah