PT SBP Siapkan 30 Unit Alat Berat Kelola Kebun Sawitnya

user2

SULUHONLINE.ID (RENGAT) - PT Sinar Belilas Perkasa (PT.SBP) selaku pemenang lelang lahan perkebunan kelapa Sawit Sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) PT Alam Sari Lestari seluas 5.864 hektar telah menyiapkan alat beratnya  untuk bekerja menggarapkan lahannya.

“ Tim Raja Cindai sudah siap bekerja dan ada 30 unit alat berat beserta peralatan lain dan segala sesuatunya  sudah stanby untuk berkerja dilapangan ,” kata Juru bicara PT.Sinar Belilas Perkasa (PT.SBP) Aryadi Ambara Hasibuan kepada sejumlah wartawan, Rabu, 18 Desember 2024.

Dikatakan Aryadi,  Penggarapan lahan konsesi HGUnya merupakan komitmen perusahaan yang terus membenahi areal kebun sawit dalam meningkatkan produksi  TBS dalam upaya meningkatkan  perekonomian dan pendapatan Negara.

Dijelasnya, Perusahaan PT SBP mendapatkan areal perkebunan sawit yang sudah bersertifikat HGU tersebut melalui proses lelang resmi yang di selenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Nagara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru.

Lebih lanjut Aryadi menuturkan, pihaknya akan berkerja sesuai luas areal HGU hasil risalah lelang yang dimenangkan oleh PT SBP dan kapan pekerjaan dilaksanakan masih menunggu perintah dari Pimpinan Perusahaan.

 “ Terkait adanya sejumlah Badan Usaha atau masyarakat yang menduduki areal HGU yang kita miliki, ya kami akan ambil kembali sesuai apa yang kami beli dari hasil lelang, jika ada pihak yang di rugikan ya seharus nya yang di tuntut itu atau yang di permasalahkan bukan kami pihak perusahaan,” katanya (Rls)



Pilihan Redaksi

Berita Lainya

Mitigasi Meluasnya Karhutla Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade Hingga Malam

RENGAT (SULUHONLINE)– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Pasir Sialang Jaya,

Kurangi Dampak Kabut Asap Bagi Masyarakat LAMR Pasir Penyu Bagikan Masker

RENGAT (SULUHONLINE)- Kabut asap yang melanda wilayah Inhu saat ini membuat berbagai pihak kawati

Kurangi Dampak Kabut Asap LAMR Pasir Penyu Bagikan Masker

RENGAT (SULUHONLINE)- Kabut asap yang melanda wilayah Inhu saat ini membuat berbagai pihak kawati