Dukung TMMD 120 Kodim Inhu, Kaban Kesbangpol Inhu Buka Penyuluhan

user2

RENGAT,(SULUHONLINE.ID) - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Indragiri Hulu Bambang Indramawan SSTP yang diwakili Zulkahesti Melati, SH Kabid Wasnas dan Penanganan konflik secara membuka acara Penyuluhan Bahaya Terorisme dan Paham Radikalisme dalam Rangka TTMD 120 TA 2024 Kodim 0302/Inhu.

Penyuluhan tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Redang Kecamatan Rengat Barat,Kab Inhu,Rabu, 22 Mei 2024

Tampak hadir dalam acara penyuluhan itu, Bripka Sugeng Mewakili Polres Inhu, Serka Edi Putra Babinsa Desa Redang, Yusbendri Fungsional Bidang Wasnas dan Konflik Kesbangpol Kab. Inhu,  Hj. Risna Dedi, S.Pd, M.Pd Anggota FKDM Inhu sekaligus menjadi Narasumber, Edi Suparman

Kades Redang Sedangkan para peserta penyuluhan berjumlah 25 orang dari Desa Redang yang berasal dari  Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Wanita dan Masyarakat sedangkan dari Desa Pekan Heran sebanyak 25 orang yang berasal dari Perangkat Desa, Tomas, Toga, Tokoh Wanita dan Masyarakat.

Dalam.sambutannya, Zulkahesti Melati, SH menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Badan Kesbangpol Kab. Inhu yang  seyogyanya.akan hadir, namun ada kegiatan dinas tidak bisa hadir dan diwakili untuk hadir dan membuka acara ini. 

 Kegiatan Penyuluhan ini ungkap Zulkahesti  adalah sebagian dari Rangkaian dari Kegiatan  TTMD ke 120 TA 2024 Kodim 0302/Inhu yang ada di Desa Redang dan Desa Pekan Heran. 

" Kami dari Bidang Wasnas dan Penanganan konflik atau dikenal dengan sebutan Bidang 4 Kesbangpol Inhu ikut dalam mensukseskan kegiatan TNI Manunggal Membangun Negeri (TMMD) ke 120 Kodim 0302/Inhu," katanya.

Zulkahesti berharap dengan adanya kegiatan ini dapat bermanfaat dan menambahkan ilmu pengetahuan terutama sekali terkait bahaya terorisme dan paham radikalisme.

Sementara itu, Narasumber dari FKDM Kab. Inhu Hj. Risna Dedi, S.Pd, M.Pd  menyampaikan Kesiapsiagaan bangsa indonesia mendeteksi, mengantisipasi sejak dini serta melakukan aksi pencegahan terhadap berbagai bentuk dan sifat potensi ancaman terhadap NKRI.

"Radikalisme,terorisme,spionase,sabotase, kekerasan politik, konflik horizontal, perang informasi, perang cyber, dan ekonomi nasional. ancaman terhadap pertahanan Indonesia,"jelasnya Risna Dedi (SOI.3)



Pilihan Redaksi

Berita Lainya

Tingkatan Profesional. Bawaslu Inhu Gelar Pelatihan

RENGAT, (SULUHONLINE.ID) -  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indragiri Hulu

Bawaslu dan JMSI Inhu Tandatangan MOU

RENGAT,  (SULUHONLINE.ID) -Bertempat Di Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabup