Kanal

Bentuk Kepedulian LAMR Pasir Penyu Kembali Bagikan Masker

RENGAT (SULUHONLINE)- Kondisi kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam wilayah Pasir Penyu Inhu mulai berkurang. Namun demikian tidak ada jaminan udara yang dihisap oleh masyarakat sudah memenuhi standar kesehatan.

"Hari ini kita tetap menyerahkan masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Pasir Penyu. Walaupun kita bisa melihat matahari bersinar meskipun tidak cerah, udara yang dihirup masyarakat belum ada jaminan sehat dan layak, " jelas Ketua MKA LAMR Pasir Penyu Datuk H. Agustiar Ahalik disela-sela kesibukannya menyerahkan masker kepada masyarakat Airmolek, Sabtu (29/8).

Kali ini menurut Agustiar masker diserahkan kepada panitia HUT Kemerdekaan RI ke-81 yang akan melaksanakan berbagai kegiatan. Masker diterima oleh masyarakat kelurahan Airmolek I, RW 2, RT 2 dengan harapan dapat dipergunakan semaksimal mungkin.

Kepedulian LAMR Pasir Penyu terhadap masyarakat yang saat ini menghadapi kabut asap sudah dilaksanakan sebelumnya. Ini merupakan yang kedua kalinya membagikan masker kepada masyarakat yang berada dalam wilayah Pasir Penyu.

"Saat ini sudah banyak masyarakat terjangkit penyakit  flue, pilek, batuk, demam serta juga penyakit lainnya. Hal ini harus secepatnya diantisipasi oleh pihak terkait, terutama sekali dinas kesehatan," harap Agustiar.

Sementara itu Wakil Bupati Hendrizal meminta seluruh pihak memperkuat koordinasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hulu.

Hal itu disampaikan Hendrizal saat memimpin rapat pemantapan koordinasi penanganan karhutla.

Dalam rakor tersebut juga disampaikan prakiraan cuaca yang menunjukkan kondisi kering dan minim hujan masih perlu diwaspadai dalam beberapa waktu ke depan.

Hendrizal mengatakan kondisi tersebut harus menjadi perhatian seluruh pihak. Dari 14 kecamatan di Inhu, hanya Kecamatan Lubuk Batu Jaya yang tidak terdapat titik hotspot.

“Artinya, ini merupakan alarm bahwa hampir seluruh wilayah Inhu berpotensi terjadi karhutla,” ujar Hendrizal.

Karena itu, ia meminta camat, lurah dan kepala desa bersama seluruh stakeholder memperkuat deteksi dini, patroli dan pencegahan di wilayah masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Inhu juga menyerahkan 1.200 paket masker untuk mendukung perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap di masing kecamatan. (SO02)

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER